Hadirkan Hiburan Kuda Lumping di Tahun Baru, Karang Taruna Permata Kampung Bumi Dipasena Sejahtera Manfaatkan Moment Ini

Suasana acara seni Kuda Lumping yang di sambut meriah oleh warga Kampung Bumi Dipasena Sejahtera | Foto Dinawan.CD

Bumi Dipasena Sejahtera – Dalam rangka memperingati tahun baru 2019 sekaligus mengisi liburan sekolah di akhir tahun 2018, Warga Kampung Bumi Dipasena Sejahtera mengadakan hiburan Kesenian Kuda Lumping atau yang biasa di sebut jaran kepang yang di lakukan di pendopo Kampung Bumi Dipasena Sejahtera, Kecamatan Rawajitu Timur, Kabupaten Tulang Bawang, Selasa (01/01/2019).

Memanfaatkan moment tersebut, Karang Taruna Permata Kampung Bumi Dipasena Sejahtera mengadakan kegiatan bakti sosial galang dana untuk para korban bencana tsunami Lampung Selatan dengan cara berkeliling membawa kardus di krumunan penonton. “Kegiatan ini merupakan inisiatif kami sendiri untuk mebantu saudara-saudara kita yang terkena musibah di Lampung Selatan, walaupun hasil penggalangan dana ini tidak banyak mudah-mudahan bisa membantu para korban” Kata Diah salah satu karang Taruna Permata Kampung Bumi Dipasena Sejahtera.

Karang Taruna Permata melakukan penggalangan dana di tengah-tengah ramainya penonton jaran kepang | Foto : Dinawan.CD

Selain kegiatan penggalangan dana yang di lakukan Karang Taruna Permata, Panitia penyelenggara juga menambahkan kegiatan penyerahan piagam penghargaan kepada pemenang lomba di ulang tahun P3UW Lampung yang ke 20 tahun di Kampung Bumi Dipasena Abadi lalu. Piagam di berikan sebagai bentuk penghargaan kepada pemenang lomba karena telah sukses mengharumkan nama Kampung Bumi Dipasena Sejahtera, “Kampung Bumi Dipasena Sejahtera ini luar biasa, sudah tiga kali berturut-turut meraih juara dari berbagai perlombaan di ulang tahun P3UW Lampung yang ke 20 lalu, saya berharap agar prestasi seperti ini bisa di pertahankan,” Ucap Korin Kampung Bumi Dipasena Sejahtera pada sambutannya.

Acara kuda lumping sendiri dimulai mulai pukul 09.00 pagi hingga malam, guyuran hujan sejak pagi hari tidak menyurutan semangat para pecinta seni kuda lumping ini, bahkan penonton rela berdesak-desakan di area pendopo. ” Tontonan seperti ini sangat jarang di adakan di kampung kami, apalagi acara ini bertepatan dengan liburnya sekolah dan tahun baru. maka dari itu kami sangat terhibur dengan adanya tontonan seperti ini karena liburan akhir tahun ini kami tidak bisa cuti bersama, soalnya harus mengurus udang yang sudah besar dan tidak bisa di tinggalkan jadi inilah hiburan kami,”Kata Sabarudin salah satu penonton yang juga warga Kampung Bumi Dipasena Sejahtera.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan