Lewat Bimtek Sideka se-Kecamatan Rawajitu Timur, Puluhan Aparatur Kampung dibekali ilmu

Peserta Bimtek Sideka se-Kecamatan Rawajitu Timur | Foto:Yoga

Bumidipasenasejahtera.desa.id | Rawajitu Timur – Aparatur Kampung se-Rawajitu Timur, Kabupaten Tulang Bawang diberikan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Informasi Desa dan Kawasan (Sideka). Kegiatan berlangsung pada hari Kamis (11/10/2018) pada pukul 10.00 s/d 16.30 di Aula Kantor Kecamatan Rawajitu Timur atas kerjasama panitia penyelenggara dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tulang Bawang dengan Badan Prakarsa Pemberdayaan Desa dan Kawasan (BP2DK). Dengan diikuti peserta dari aparatur kampung didelapan Kampung yang juga dihadiri Camat Rawajitu Timur, Kapolsek Rawajitu dan Danramil Rawajitu.

Sistem Informasi Desa dan Kawasan (Sideka) merupakan sebuah sistem informasi transaksional yang mampu mengumpulkan, mengolah maupun menyajikan data sesuai dengan kebutuhan Pemerintah Kampung. Sistem informasi desa dan kawasan (Sideka) dapat mendorong prakarsa, gagasan, ide Kampung dengan memperkuat akses informasi Kampung, antar Kampung, maupun kawasan perdesaan, sebagai bentuk inter-koneksitas dalam pengelolaan sumber daya yang saling membutuhkan sebagai modal membangun kawasan strategis pertumbuhan ekonomi untuk membangun kesejahteraan Kampung khususnya di wilayah Rawajitu Timur.

Dana Putra Yudha menyampaikan materi kepada peserta Bimtek Sideka | Foto:DCD

Bimtek Sideka yang menghadirkan pemateri senior yakni Dana Yuda Putra menjelaskan, Penerapan Sistem Informasi Desa dan Kawasan (Sideka) ini merupakan bagian dari amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yaitu Pasal 86 yang diantaranya menyebutkan bahwa desa berhak mendapatkan akses informasi, dan sebaliknya pemerintah wajib mengembangkan suatu sistem informasi desa dan pembangunan kawasan pedesaan (Sideka).

“Usai di laksanakannya Bimtek Sideka hari ini, Kami harapkan agar Aparatur Kampung dapat benar-benar memahami pentingnya ketersediaan data yang akurat tentang potensi kampung dan aset yang kita miliki. baik untuk menerapkan Sideka, maupun dalam memperbaiki informasi dan data kampung agar lebih akurat, valid dan dapat dipertanggung jawabkan,”Pungkasnya.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan