Cegah penyakit Difteri petugas kesehatan lakukan penyuluhan

Ahmad Syarifudin menjelaskan tentang bahayanya penyakiy difteri |Foto :Dinawan Cd

Guna pencegahan tentang penyakit Difteri Petugas Puskesmas Kesehatan Rawajitu Timur hari ini melakukan penyuluhan kepada Ibu-ibu PKK kampung Bumi Dipasena Sejahtera selepas melakukan kegiatan senam BMW yang di lakukan secara rutin di setiap hari jum’at pagi pukul 09:00 WIB.(13/4)

Menurut Ahmad Syarifudin petugas promkes mengatakan “Alhamdulillah di Lampung khususnya di kampung bumi dipasena sejahtera ini belum ada (kasus difteri). Namun kami akan terus melakukan penyuluhan agar masyarakat waspada terhadap difteri, “ujarnya

suasana penyuluhan difteri |Foto :Dinawan Cd

Difteri adalah penyakit akut yang sangat menular, Disebabkan oleh bakteri (kuman) Corynebacterium diphtheria ditandai dengan pembengkakan pada tonsil (Amandel) yang berwarna putih abu-abu yang makin lama makin membesar dan bisa menyumbat jalan nafas.  Penyakit ini hanya berjangkit pada manusia dan tersebar di seluruh dunia, Umumnya pada bayi/anak-anak namun dapat juga terjadi pada orang dewasa . Orang dewasa yang terserang umumnya yang tidak pernah mendapatkan vaksinasi difteri, vaksinasi difteri tidak lengkap atau vaksinasi difteri sudah lebih dari 10 tahun.  Angka kematian pada orang dewasa dapat mencapai 20%.

Tensi darah di akhir kegiatan penyuluhan difterin |Foto :Dinawan Cd

   adapun pencegahan tentang penyakit difteri yakni :

1.Memberikan kekebalan pada anak anak dengan cara:

-Imunisasi DPT/HB untuk anak bayi.imunisasi di berikan sebanyak 3 kali yaitu pada usia 2 bulan , 3bulan, dan 4 bulan.

-Imunisasi DT untuk anak usia sekolah dasar (usia kurang dari 7 tahun). Imunisasi ii di berikan satu kali.

-Imunisasi dengan vaksin Td dewasa untuk usia 7 tahun ke atas.

2.Hindari kontak dengan penderita langsung diferi.

3.Jaga kebersihan diri.

4.Menjaga stamina tubuh dengan makan makanan yang bergizi dan berolahraga, cuci tangan sbelum makan.

5.melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur.

6.Bila mempunnyai keluhan sakit saat menelan segera memeriksakan ke unit pelayanan kesehatan terdekat.

Setelah penyuluhan selesai dilanjutkan dengan kegiatan Tensi Darah secara gratis dan hampir semua peserta penyuluhan ikuti tensi ini.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan