Peringatan Hari Tuberculosis (TB) sedunia warga Kampung Bumi Dipasena Sejahtera ikuti ini

Peserta penyuluhan Hari TB sedunia Kampung Bumi Dipasena Sejahtera |Foto:Dinawan.cd

BumiDipasenaSejahtera.desa.id | Tepat pada hari ini tanggal 24 Maret seluruh dunia memperingati Hari TB (Tuberkulosis/TBC) untuk mengenang jasa Dr. Robert Koch yang pada tahun 1882 menemukan bakteri penyebab penyakit TB, Mycobacterium Tubercolusis. Setiap tahunnya, Hari TB Dunia dijadikan momentum untuk menguatkan gerakan memberantas dan mengendalikan penyakit TB. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi upaya & capaian pengendalian penyakit TB di seluruh dunia.

Bertempat di Pendopo Kampung Bumi Dipasena Sejahtera Kecamatan Rawajitu Timur Kabupaten Tulang Bawang pasca pelaksanaan senam rutin (senam BMW), Puskesmas Rawajitu Timur melalui petugas TB mengadakan penyuluhan kepada masyarakat tentang bahayanya penyakit TB atau  biasa di kenal dengan Tubercolusis hari ini Sabtu 24 Maret 2018. Dihadiri oleh Kepala Kampung, Bidan Puskesmas, warga Kampung dan kader kesehatan. Aprianto Harmaidi Kepala Kampung Bumi Dipasena Sejahtera dalam pesannya berharap kepada para peserta penyuluhan agar bisa mengikuti kegiatan ini sampai selesai karena sangat penting sekali bagi kita, serta kita bisa mengetahui apa saja bahaya penyakit TBC itu sendiri. (24/3)

Sebelum lakukan senam BMW ibu-ibu PKK ikuti kegiatan penyuluhan TB |Foto:Dinawan.cd

Kegiatan yang di pandu oleh Bpk.Eko petugas penyuluhan TB puskesmas Rawajitu Timur menuturkan, terdapat gejala umum yang dapat terjadi di semua jenis TBC, antara lain demam yang hilang timbul, hilangnya nafsu makan, hingga penurunan berat badan. Penyakit menular ini diakibatkan oleh kuman TB (Mycobacterium Tuberculosis), Penyebaran bakteri Mycobacterium tuberculosis terjadi melalui percikan air seperti saat batuk dan bersin. Untungnya, bakteri akan mati bila terkena sinar matahari,”Kata dia.

 “Eko juga menambahkan tentang cara pencegahan dan pengobatan  penyakit TBC ini, Memang benar kata tepat bahwa lebih baik mencegah dari pada mengobati. Mengingat kata pepatah yang sudah ada dari sejak jaman dahulu kala, bagaiman pun pencegahan terhadap penyakit lebih mudah di bandingkan mengobati penyakit yang sudah menyerang. Jadi tidak ada salahnya jika anda mengingat kembali kata pepatah jaman dahulu itu seperti pencegahan penyakit tbc berikut ini:

  • Hindari kontak langsung dengan si penderita penyakit tbc
  • Kurangi begadang pada malam hari
  • Tetap waspada di sekitar lingkungan anda. tutup mulut dan hidung anda apa bila ada seseorang yang bersin atau batuk di hadapan anda maupun di samping.
  • Pola hidup sehat
  • Melakukan olahraga teratur dan mengkonsumsi makanan sehat yang  harus sejak dini di terapkan sebagai gaya hido shari hari.
  • Menjaga lingkungan agar tetap sehat.
  • Menjaga lingkungan di sekitar menjadi bersih, jangan sampai terlihat kumuh dan kotor.
  • Hindari penggunaan handuk, perlengkapan makan, dan lain sebagainya yang di gunakan si penderita.
  • Vaksin bcg

dan untuk pengobatannya yakni Bahan alami yang berada di sekitaran kita, bahkan tanpa kita sadari dapat di jadikan sebagai obat tuberculosis paru sebagai obat alami. Berikut di bawah ini iyalah cara penggunaan dan bahan alami untuk mengobati penyakit tuberculosis paru/TBC:

  • Bunga tembelkan: gunakan 6-10gr bunga tembelakan beserta 3gelas air. Rebus keduanya hingga menggolak dan biarkan hingga airnya tersisa menjadi ½ gelas. Kemudian, saring airnya dan pisahkan dari rebusan bunga tersebut jika sudah dingin minum sebanyak 3 kali dalam sehari.
  • Bunga sepatu: ambil dan bersihkan 3 kuntum bunga sepatu, kemudian halsukan dengan cara di tumbuk sampai lembut merata. Tambahkan ½ cangkir air matang, kemudian peras dan saring airya lalu tambahkan 1sdm madu murni. Minum 3 kali dalam sehari.
  • Biji pronowijo: seduh ¾ sdt bubuk biji pronowijo bersamaan dengan ½ gelas air panas. Lalu tambahkan 1sdm madu murni. Minum selagi hangat sebanyak 3 kali dalam sehari pagi, siang dan malam hari sebelum tidur.
  • Daun legundi: rebus 3/5 genggam daun legundi ini dengan 3 gelas air. Tunggu hingga airnya menggolak dan tersisa menjadi ¾ gelas. Tambahkan 1sdm madu murni, kemudian konsumsi ramuan ini setelah di saring dan airnya menjadi dingin.

suasana penyuluhan TB di pendopo kampung bumi dipasena sejahtera |Foto:Dinawan.cd

 

Wike Yulispa bidan Bumi Dipasena Sejahtera pun mengucapkan terima kasih kepada petugas dari puskesmas Rawajitu Timur yang telah menyempatkan hadir untuk berbagi dan silaturrahmi dengan kami disini, dan kami berharap agar kegiatan ini bisa dilaksanakan tak hanya sekali ini saja.

Pola hidup sehat harus didasari dari kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan tubuh dan menjauhkan diri dari kebiasaan buruk yang mengundang beragam jenis penyakit. Menjadikan pola hidup sehat sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari dapat mendatangkan manfaat jangka panjang untuk kesehatan Anda.

Buah alpukat
belinya di kota surabaya
kalau kamu ingin sehat
atur hidup mu dgn pola 4 sehat 5 sempurna

 

 

  #DCD

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan